Desa Kopeng

Kecamatan Getasan
Kabupaten Semarang - Jawa Tengah

Artikel

Waspada Pencurian di Rumah dan Tempat Ibadah: Pemdes Himbau Penguatan Kamtibmas Fisik dan Non-Fisik

Administrator

20 April 2026

10 Kali Dibaca

KOPENG – Belakangan ini, keresahan melanda warga akibat maraknya aksi pencurian yang menyasar rumah dan tempat ibadah. Tercatat, beberapa kasus kehilangan alat musik di gereja di area Kecamatan Getasan dan pembobolan kotak amal di masjid serta percobaan pencurian di rumah menjadi perhatian serius Pemerintah Desa Kopeng bersama unsur Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

​Menanggapi fenomena tersebut, Pemerintah Desa Kopeng menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk memperketat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) melalui dua pendekatan utama: Fisik dan Non-Fisik.

​1. Penguatan Keamanan Fisik 

​Keamanan rumah ibadah tidak bisa lagi hanya mengandalkan rasa saling percaya. Diperlukan langkah nyata untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan:

​Pemasangan CCTV: Sangat disarankan bagi pengurus masjid dan gereja untuk memasang kamera pengawas di titik-titik rawan seperti pintu masuk dan area penyimpanan aset.

​Pengamanan Ganda: Alat musik seperti keyboard, sound system, dan inventaris mahal lainnya sebaiknya disimpan di ruangan berkunci ganda atau dirantai saat tidak digunakan.

​Modifikasi Kotak Amal: Menggunakan kotak amal yang tertanam permanen di lantai atau dinding, serta melakukan pengosongan isi kotak secara rutin setiap hari untuk meminimalisir kerugian.

​Penerangan Maksimal: Memastikan area halaman rumah ibadah terang benderang pada malam hari.

​2. Penguatan Keamanan Non-Fisik

​Selain perangkat fisik, kewaspadaan mental dan koordinasi antarwarga adalah kunci utama:

​Sistem Jaga Malam (Siskamling): Menghidupkan kembali jadwal ronda yang melintasi area rumah ibadah pada jam-jam rawan (dini hari).

​Kepedulian Lingkungan: Warga diharapkan tidak segan menegur atau menanyakan identitas orang asing yang terlihat mencurigakan di area rumah ibadah, terutama di luar jam ibadah.

​Edukasi Moral: Melalui tokoh agama, diharapkan terus disampaikan pesan tentang pentingnya menjaga keharmonisan desa dan melaporkan segera jika melihat indikasi tindak pidana.

​"Rumah ibadah adalah milik bersama. Jika kita abai, maka kita memberi kesempatan bagi oknum tidak bertanggung jawab untuk merusak ketenangan kita. Mari kita jaga inventaris gereja dan masjid kita layaknya menjaga harta benda di rumah sendiri," ungkap Kepala Desa Rebo Sarwoto.

​Pemerintah Desa juga meminta masyarakat untuk segera melapor ke kantor desa atau pihak berwajib jika menemukan aktivitas mencurigakan. Jangan main hakim sendiri, namun tetap siaga demi kenyamanan ibadah seluruh warga

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Aparatur Desa

Pj. Kepala Desa

REBO SARWOTO

Sekretaris

NUR HASIM

Kasi Kesra

HARUN PURWANTO

Kasi Pemerintahan

LUKAS SUGIONO

Kasi Umum Perencanaan

IKA SEPTIANI

Kasi Pelayanan

MARO'ON

Kadus Cuntel

JOKO SUSILO

Kadus Kopeng

SIGIT ASMORO

Kadus Plalar

WAHONO

Kadus Sidomukti

DEWANTORO

Kadus Blancir

HARMAN SARBINI

Kadus Tayeman

YUSUF RAHARJO

Kadus Dukuh

DARMIATI

Kadus Kasiran

RESTU KISAWA JATI

Staff Teknis

GRESELLA PUTRI ERIKA

Staff Teknis

AZIZ PURNAMA

TIM IT

Mr. AP

TIM IT

Mr. DW

Bendahara

TRIYONO

Staff Teknis

NEZTY NOVIANA P

Staff Teknis

ISNA MASNIA A

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Kopeng

Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, 33

KEHADIRAN

Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 15:00:00
Selasa 08:00:00 15:00:00
Rabu 08:00:00 15:00:00
Kamis 08:00:00 15:00:00
Jumat 08:00:00 15:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur

Agenda

Belum ada agenda terdata

Komentar

Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari ini:155
Kemarin:315
Total:80,249
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:216.73.217.119
Browser:Mozilla 5.0

Transparansi Anggaran

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-7.399940698552377
Longitude:110.41977524757387

Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang - Jawa Tengah

Buka Peta

Wilayah Desa